5:55 pm - Jumat Oktober 19, 2018

TPQ dan Madin harus Berani Maju

255 Viewed Khan Solikhan 0 respond

Kebumen- (14/01) Manajemen Lembaga Pendidikan Islam menjadi hal penting dalam mengelola Madin maupun TPQ. “Walaupun Madin dan TPQ bukan lembaga Pendidikan formal namun keberadaanya mempunyai pengaruh yang kuat dalam pembentukan karakter anak”, tutur Solikhan Ketua KKN desa Podoluhur.

“Diakui maupun tidak TPQ dan Madin menjadi pendidikan dasar kedua setelah keluarga. Selain di ajarkan baca Al-Qur’an juga pendidikan akhlak dan ilmu-ilmu agama”, imbuhnya.

“Dengan manajemen yang bagus tentunya menjadikan pendidikan di TPQ dan Madin menjadi terukur dan terarah”, pungkasnya.

Kegiatan KKN IAINU yang melibatkan tiga desa meliputi Podoluhur, Kebadongan dan Tambakagung menghadirkan dua Narasumber Fauzi Ma’sum, M.Pd.I dari Kemenag dan Agus Salim chamidi, M.Pd.I Dosen Manajemen Pendidikan Islam IAINU Kebumen.

Agus Salim mengatakan Seluruh lembaga harus memenuhi 8 standar pendidikan antara lain Standar Pendidik dan tenaga pendidikan, Standar Isi menyangkut kurikulum, Proses, Penilaian, Kelulusan, Sarana dan prasarana, Pengelolaan dan pengawasan serta Pembiayaan. Masih ada lagi diluar standard tersebut yaitu Standard budaya dan lingkungan.

Pengelola pendidikan Islam yang belum mendaftar ke Kemenag silahkan datang ke kemenag ambil persyaratannya, “Untuk TPQ yang sudah terdaftar nanti bisa mengajukan bantuan ke Kemenag untuk di usahakan”, tutur Fauzi Ma’sum, M.Pd.I.

Latif Mustofa ketua KKN Kebadongan mengatakan dengan adanya kegiatan ini kita mengajak pengelola TPQ untuk mengajukan perizinan ke Kemenag dan kita akan mendampingi. (Khan)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
News Feed
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Siti Choeriyah Gantikan Sigit Setyabudi Sebagai Camat Pituruh

Pelantikan Panwas Kelurahan (PPL) Kecamatan Kutowinangun

Related posts