6:23 pm - Kamis Juli 19, 2018

Awas…! Hujan Menguyur Kebumen Waspadai Banjir dan Tanah longsor

860 Viewed bram 0 respond

Kebumen (Senin , 16 Oktober 2017) Hampir seluruh wilayah Kabupaten Kebumen
diguyur hujan deras sejak malam 15 Oktober sampai dengan hari ini tanggal 16 Oktober 2017 pukul 23.00 WIB.
Menyebakan melupanya sungai Kedungbener.

Selain banjir rangkaian kejadian meliputi angin kencang  di RT 03 RW 03 Desa Sidoluhur Kecamatan Ambal, Rumah rusak atas nama Bpk Sarep. Kejadian pukul 08.30 WIB, hujan deras yang cukup lama dan angin kencang menyebabkan rumah roboh dan rusak sedang, syukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Penanganan sementara pemilik dan warga kerjabakti bergotong royong dan pembersihan puing puing. RT 05 RW 04 Desa Kalibangkang tebing jalan yang menghubungkan desa Kalibangkang- gebluk terhambat.

Selain di Ambal, pohon tumbang juga terjadi yang menimpa rumah milik Ibu Sadinem umur 60 thn rt 04 rw 02 Desa Rogodadi Kec Buayan pkl. 15.30 akibat hujan dera seharian pada Senin 16 Okt 2017 pohon laban menimpa dapur dan sebagian rmh bagian tengah. Kerusakan atap genteng 200 bh dan asbes 20 lmbar , usuk 20 batang , blandar 10 dan molo 10 m. beserta plapon(pyan), kerugian ditaksir Rp 7 jt. Sementara blm ada tindakan evakuasi dikarenakan masih hujan. Penanganan sementara, assessment dan koordinasi dengan pemdes setempat.

Dari tempat-tempat lain dalam pantauan Kebumen News juga terjadi banjir.Seperti di  Desa Blater RT.02/03, kec. Poncowarno pohon kelapa roboh menimpa kabel PLN. Kabel putus. Kondisi pohon melintang jalan & masih hujan deras. Juga di  RT 01 RW 03 Desa Brecong Kecamatan Buluspesantren, pohon tumbang menimpa rumah milik Sariyah, atap rumah rusak.

Akibat meluapnya sungai kedung bener menyebabkan beberapa dampak kejadian meliputi 2. Tanah Longsor
– RT 05 RW 04 Desa Kalibangkang tebing jalan yang menghubungkan desa Kalibangkang- gebluk terhambat.

Warga RT 01 RW 07 desa Sliling menyebabkan terputusnya akses jalan karena tergenang dengan TMA 30 cm sampai dengan 150 cm sepanjang 500 meter, air juga menggenang ke perumahan warga sebanyak 30 KK

Genangan air di RT 02 RW 01 Desa Sliling akses jalan tergenang sepanjang 100 meter TMA 30 cm sampai dengan 50 cm dan masuk rumah warga sekitar 10 KK, TMA 30 cm – 50 cm.

Selain itu  02 RW 02 Desa seliling jumlah warga terdampak 30 KK, TMA 30 cm – 50 cm.RT RW 05 dan RW 06 Desa Sliling, jumlah warga tterdampak 200 KK, TMA 30 cm – 50 cm.- RT 03 RW 07 Desa Sliling, jumlah warga terdampak 40 KK, TMA 30 cm – 50 cm. – RT 01 RW 02 RW 09 Desa Sliling warga terdampak 30 KK, TMA 30 cm – 50 cm.

Khusus di Desa Surotrunan di RT 02 RW 01 Desa Surotrunan, air meluap dan tanggul pengaman sungai Kedungbener meluap menyebabkan akses jalan tergenang sepanjang 100 meter dan masuk ke pemukiman warga sebanyak 1 rumah milik Tugimun.  Di Desa Sumberadi air tertinggi di  RT 03 RW 01 Jumlah warga terdampak sebanyak 30 KK dengan TMA sampai dengan 50 cm

Di Desa Sruni  air meluap ke jalan dan menggenang ke pemukiman warga, untuk dampak rumah masih dalam pendataan. Upaya yg dilakukan BPBD dengan melakukan assesment dan pendataan.
Evakuasi Warga ke tempat aman bekerjasama dengan warga dan Relawan. menyalurkan bantuan logisik kerja bakti.

– (Q4).

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Jaran Goyang Meriahkan Karnaval Haflah At Tasyakkur

Hujan Deras di Kebumen Akibatkan Banjir dan Longsor Di Mana-mana

Related posts