3:37 pm - Sabtu September 20, 4025

Sri Rohani Dinobatkan Sebagai Perempuan Pahlawan Pangan

891 Viewed bram 0 respond

Kebumen >> Sebagai seorang perempuan dalam kehidupan berkeluarga sudah pasti memiliki peran  yang besar. Begitu juga dalam bidang pertanian,  perempuan  yang satu ini turut membantu suaminya mengelolalah pertanian  yang  dijadikan sumber penghidupan bagi keluarganya.

Sri  Rohani,  perempuan  yang  tinggal  di  desa Wiromartan, Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen ini belum lama ini dinobatkan sebagai Perempuan Pahlawan Pangan. Penghargaan  yang  diberikan oleh Rimbawan Muda  Indonesia (RMI) dalam ajang  FEMALE  FOOD  HERO (FFH)  2016  di  Jakarta  memberikan penghargaan kepada  9  Perempuan Pejuang Pangan serta  6 video maker  yang telah memfilm kan aktifitas petani.

Dengan karya video yang  berjuadul, Rita Juaniasari oleh Ummikalsum dari Aceh, Video Fathurrozak oleh Giyem dari Yoyakarta, Video Hajarudin oleh Seliwti dari Polopo, Sulawesi Selatan, video Dewi Nur Aeni oleh Sri Rohani Kebumen Jawa Tengah, vidieo saidah oleh Nurlina, Pangkajene Sulaweis Selatan, video Rieski Kurniasari oleh Daeng Kara dari Sulawesi Selatan dan Video Faustine C oleh Catur Rini Chayadiningsih.

Sementara,  pemenang  Perempuan Pejuang Panganlewatskema  “MenjemputTokoh”  adalah Beatrix Rika dari Kabu paten Sikka, Erna Lekadari Lampung.

Penganugerahan, Female Food Hero dilaksanakandi Café CikinipadaMinggu, 16 Oktober 2016 padapukul 12.00 WIB. Dalamvkegiatan tersebut diadakan pula diskusi bersama 9 perempuan pejuang pangan serta 6 video maker yang telah memfilmkan aktifitas pejuang pangan.

Kegiatan  Female  Food  Hero  2016  tak berhenti pada kegiatan penghargaan dan diskusi para finalis diajak mengikuti  Educational  Trip  ke  Camp  Hulu Cai Bogor,  acara  educational  tripyang  dilaksanakan pada hari Senin, 17 Oktober 2016 diwarnai dengan kegiatan masak bersama, outbond, materi video grafi oleh Dandy Laksono,  serta  program  seputar pertanian  yang  diikuti oleh para perempuan pejuang pangan terpilih.

Dewi  Nur Aeni salah satu pelajar yang dinobatkan sebagai video maker terpilih dalam kegiatan merasabah kegiatan  sangat berkesan. Pasalnya baru kali ini ia berada dalam forum  yang  tak dijumpai oleh pelajaran seumurannya. “Sayasenangsekali,  karena jarang sekali pelajar bisa terlibat dalam kegiatan seperti ini. Dalama cara itu yang statusnya pelajar cuma 2 orang,  Saya (asalKebumen) dan Faustin (asal Bogor). Ungkap gadis yang saat ini masih bersekolah di SMKN1  Kebumen ini.

Sementara itu,  bagi  Sri  Rohani sendiri, berbagi pengalaman melalui video menjadi pengalaman  yang  tak dapat terlupakan,  karena melalui video testimony berdurasi 3 menit itu menghantar dirinya dinobatkan sebagai Perempuan Pejuang Pangan 2016. “Saya senang sekali bisa terlibat dalam kegiatan ini . Jadi tambah pengalaman.” Ujarperempuan  yang  pernah ditendang oleh TNI saat mengandung 5 bulan saat berjuang Haknya tanah Uruk Sewu Kebumen.

 

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Launching Leader Class MAN Kebumen 2

Festival Pengusaha Lokal Kebumen

Related posts