7:23 pm - Sabtu Agustus 18, 2018

Merindukan Kejayaan Rokok Sintren Gombong Yang Melegenda

1390 Viewed kebumenn 0 respond

Kebumen News >> Di tengah gonjang-ganjing harga rokok dan rencana pemerintah menaikkan cukai rokok, masyarakat tba-tiba seperti tersadar. Ada sesuatu yang sudah lama dan kini hilang dari peredaran. Meski harga rokok selangit, para perokok dipastikan akan tetap merokok dengan berbagai cara. Bisa dengan Tingwe atau nglinting dewe (rokok yang diracik dan digulung  sendiri). Salah satu produk lama yang masih dekat dengan Tingwe adalah rokok Sintren Gombong. Diserbu produk rokok putihan yang tembakaunya berasal dari Virginia dan rokok berfilter lainnya, rokok Sintren kalah saing.

Jika usia anda mendekati kepala 7, pasti anda akan menyaksikan kejayaan rokok kretek asli Indonesia yang disebut Sintren atau Siong. Pasalnya rokok Sintren itu telah ada sejak tahun 1950 dan masih bertahan hingga sekarang. Siapa sangka pemilik usaha rokok ini adalah The Gie Thoan (Agus Sugianto), yang saat ini usahanya diturunkan pada generasi kedua Edi Hendrawanto.

Sejak berproduksi tahun 1950 Rokok Sintren dibuat dengan mempekerjakan masyarakat sekitar. Dalam perkembangannya, terdapat merek selain Sintren yaitu Bangjo dan Togog. Rokok Sintren  Rokok Gombong yang melegenda sampai saat ini dan masih bertahan di Kebumen.

Keberadaan Rokok Sintren tak lepas dari keberadaan Gombong yang berada di wilayah kabupaten Kebumen Jawa Tengah dikenal sebagai kota industri dan bisnis. Sejak puluhan tahun lalu namanya cukup populer. Gombong juga banyak melahirkan putra terbaik yang mencuat ke tingkat nasional  baik di bidang di militer, sipil bahkan pebisnis berskala internasional. (Kn.10)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Fashion on the Street: Menguasai Pasar Ready to Wear

Membaca Kritis “babak akhir” Konflik Urutsewu

Related posts