3:29 pm - Sabtu Juni 19, 9632

Mengemas Silaturahim Idul Fitri Dengan Liburan Menggunakan Grobagan

438 Viewed bram 0 respond

Kebumen News >> Aneka ragam cara masyarakat Kebumen mengemas momentum Hari Raya Idul Fitri dengan acara silahturohim. Salah satu yang unik di sebgian wilayah Kecamatan Buluspesantren pada hari lebaran kedua  Syawal diramaikan dengan liburan dan plesiran. Liburan atau plesiran ini unik karena menggunakan Grobagan (berkendaran dengan alat transportasi grobag yaitu roda dua ditarik kuda).

Tidak hanya itu, masing-masing Grobag dilengkapi sound system yang dipasang di rangka menggunakan daya diesel, sound dibunyikan di Grobagan masing-masing untuk menemani perjalan liburan ke laut Brecong  atau laut Setrojenar yang berada di wilayah Urut Sewu Kebumen.

Dengan cara ini tanpa sadar terbangun kebersamaan masyarakat yang terdiri dari pemuda dan pemudi yang menaiki Grobag dengan irama musik. Naik Grobagan tidak gratis tetapi mereka iuran tanpa harus diminta. Hal ini sudah menjadi  kesadaran masyarakat karena sudah menjadi bagian dari tradisi. Selain Brecong desa yang masih menganut tradisi ni adalah Desa Ampih , Jogopaten dan Klapasawit Buluspsantren.

Dari sisi ekonomis sebenarnya menggunakan kendaraan grobag untuk berlibur ini lebih mahal bila dibandingankan untuk sewa mobil. Bayangkan sewa satu kendaraan grobag bisa untuk menyewa mobil mewah satu hari atau 24 jam untuk liburan. Mengapa masyarakat lebih memilih  menyewa grobag dari pada menyewa mobil untuk liburan. Di sinilah rasa bersama-sama warganya walau perjalanan lebih lama dan lebih mahal dibandingan memakai mobil,  akan tetapi masyarakat lebih memilih grobag karena lebih asyik dan mempunyai nilai-nilai kebersamaan antara satu sama lain.

“Niatan pergi berlibur dengan tujuan ke pantai selatan BERCONG sambil berharap menjalin hubungan dan bisa ketemu sanak saudara. Diwarnai penuh akrab dan suka cita” ujar Arif, (07,07) ( Kn.02)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Takbir Keliling Menjadi Tradisi Sejak Dahulu

Kebumen” Pasar Kutowinangun Hingga Pasar Wonosari Macet

Related posts