3:34 pm - Selasa Agustus 16, 7318

Ditata Ulang Tidak Rugikan PKL dan Pengunjung CFD

819 Viewed kebumenn 0 respond

– PKL aset pembangunan

Kebumen – Penataan Ulang PKL CFD (Car free day) sebanyak 325 PKL  alun-alun dilaksanakan agar car free day yang setiap hari minggu jam 006.00 sampai dengan 09.00 menjadi sebuah ruang ekonomi bagi masyarakat Kebumen. Terutama para UKM kecil. Selain itu itu penataan bermaksud menjadikan arena promosi produk lokal di Kebumen lebih terlihat dan rapi. Produk lokal ini bisa menjadi ajang wirausaha bagi para pelaku baru dan yang sudah berjalan. Penataan juga bermaksud agar PKL Car free day terkesan tidak kumuh dan tertib.

PKL Pada CFD selama ini dipertahankan karena menjadikan fungsi ganda alun-alun untuk berolahraga pagi dan sekaligus sarapan kuliner pada tiap minggu. Penataan untuk menjadikan pengunjung tidak merasa terganggu, aman dan nyaman.

Azam Fatoni dalam sambutannya mengatakan,”Keberadaaan PKL di alun-alun kebumen akhir akhir ini bertambah, maka perlu ada pembinaan untuk lebih tertib dan dan untuk meningkatkan kualitas produk dan jasa yang di arena CFD. CFD merupakan kegiaan program dari Lingkungan Hidup, Oleh karenanya dilakukan kerjasama dengan Dinas Perhubungan serta Dinas Pasar dan  Satpol PP. Keberadaan PKL langsung di bawah dinas pasar, untuk di tata ulang, karena banyak masyarakat yang berolaharaga di arena car free day merasa tidak nyaman,  karena banyak lapak yang tidak teratur, jadi bagaiman kita tetap berolahraga tetapi PKL tetap berjualan, makanya keberadaan PKL dibatasi.

“PKL merupakan aset bangsa kita, pada jaman reformasi 1998 usaha UMKM yang tidak mengalami masa krisis moneter pada waktu, itu, di Kebumen PKL merupakan aset pembangunan ekonomi kita, maka kami mendorong dan menyediakan kebutuhan warga kebumen terutama di CFD.  Banyak fungsi alun-alun Kebumen selain untuk berjuajalan juga upacara, pagelaran kesenian, olahraga dan berdagang, dalam berdaganag butuh pembinaan dan penataan agar menuju kenyamana dan ketertiban.

Dalam pembinaan nanti kita atur, tidak boleh berjulan diatas trotoar, karena troroar fungsinya untuk jalan kaki dan olah raga, kedua  dalam membuat produk jualan tidak menggunakan bahan kimia atau borak atau zat perwarna yang merugikan konsumen.

Pada penataan ini PKL akan dikelompokkan, ada kelompok mainan anak, pakaian dan kuliner yang berasap (sate bakar dan sosis bakar, diletakan di sebelah selatan alun-alun Kebumen, (depan kantor pos sampai dengan BPD Jateng). Untuk kelompok kuliner yang jumlah 125 akan dibagi dua di barat dan di timur alun-alun. Masing-masing kelompok dibuat koordinator, agar mudah untuk berkordinasi antara dinas dan para PKL CFD. Sementara untuk sebelah utara alun-alun  depan pendopo Bupati Kebumen jalan veteran dikosongkan dari PKL.

Irma Suryanti pelaku usaha konveksi kesed dari bahan baku kain bekas asal Desa Karangsari kecamatan Buayan menuturkan,”Kami selaku pedagang PKL CFD tiap hari minggu menggelar dagangan di arena CFD alun-alun Kebumen, dengan adanya penataan ini bisa mendukung kelayakan jual dari para pedagang. Kami  setuju ditata untuk bisa tertib, PKL CFD pasti senang kalu ditata. Harapannya justru penataan ini hasilnya lebih meningkat lagi.”kata Irma Suryanti pendamping perempuan difabel (penyandang Cacat)  yang menjadi inspirasi bagi kaum perempuan di Kebumen.

Sementara itu, Sudar (60) PKL Pedagang Soto Sokaraja menanggapi penaaan ini menuturkan, ’Saya Ketua kelompok Kuliner (makanan dan minuman) PKL CFD  Kebumen menyambut baik penataan. Kami sudah membagikan kupon dari Disperindagsar pasca pembinaan di Pendopo Bupati pada akhir bulan Januari lalu, saya terus juga terus membagi perubahan tempat dagangan kepada anggota PKL CFD Kuliner’

 

“Penataan nya dengan posisi PKL CFD di lapak dua baris memanjang sebelah barat alun-alun Kebumen, dan gerobak di barat alun-alun Kebumen bersama pedagang lainnya untuk menempati posisi yang telah ditentukan jadi tidak mengganggu pengunjung CFD kebumen yang sedang berolahraga.Harapannya PKL CFD Kuliner ini bisa terus berjualan, sebab kami rasa jika PKL CFD sudah tertib warga kebumen yang olahraga juga tetap olah raga,” kata Sudar. (Kn/6)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Kemiskinan Menjadi Fokus Kerja Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2016-2021

Wahyu Cakraningrat; Antara Tontonan dan Tuntunan [1]

Related posts